Thursday, June 25, 2009

Kisah Kerbau, Kelawar dan Cacing



Suatu hari Allah SWT memerintahkan malaikat Jibri AS untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril AS segera pergi menemui si Kerbau.Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril AS mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau,

"Hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau".

Si kerbau menjawab, "Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, dari pada aku dijadikan-Nya sebagai seekor kelelawar yang ia mandi dengan kencingnya sendiri".

Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor kelelawar.Malaikat Jibril AS mendatanginya seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah gua. Kemudian mulai bertanya kepada si kelelawar,

"hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar".

"Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar dari pada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal di dalam tanah, berjalannya saja menggunakan perutnya", jawab si kelelawar.

Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.Malaikat Jibril AS bertanya kepada si cacing,

"Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing".

Si cacing menjawab, " Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, dari pada dijadikaan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal soleh ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya".

3 comments:

mrakunman said...

salam. macam-macam kisah. bercerita lagi...

zai said...

Salam Depu-Depu,
Memang x mudah jadi manusia..banyak cabaran, godaan dan dugaan yg terpaksa ditempuhi sblm berjaya menjadi muslim sejati..Semoga kita semua dimatikan dalam keadaan beriman.

DEPU-DEPU said...

salam kembali buat Sdr mrakunman dan Zai...

Memang begitulah 'hidup' ini penuh dengan seribu kisah teladan...semoga kita mendapat pengajaran darinya.